Minggu, 21 Maret 2021

Kewirausahaan Digital

            Di dalam era ini kemampuan digital dalam bidang kewirausahaan sangatlah penting. Apalagi Indonesia sekarang sudah memasuki era Revolusi Industri 4.0. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi Mahasiswa Indonesia untuk mempelajari keterampilan dasar kewirausahaan digital. Topik ini di bahas oleh Bapak Ir. IPM Jaya Marta menjelaskan tentang “Prospek Bisnis Digital di Indonesia” dalam video yang berjudul “Wirausaha Dgital itu keren! #1” dan “Wirausaha Digital itu keren! #2” dalam youtube channel Dedi Purwana Channel.

            Fahmi (2013:1) Kewirausahaan merupakan suatu ilmu yang mengkaji tentang pengembangan dan pembangunan semangat kreativitas serta berani menanggung risiko terhadap pekerjaan yang dilakukan demi mewujudkan hasil karya tersebut.

            Menurut Pak Jaya, strategi dan tantangan dalam berbisnis sekarang ialah harus memiliki modal terlebih dahulu agar tidak melompat terlalu jauh. Setelah itu sangatlah penting untuk memanfaatkan teknologi digital dengan adanya distribution network, distribution management, dan transportation management.

            Dalam berbisnis hal yang perlu kita perhatikan ialah keunggulan kompetitif yaitu fokus pada kepuasan pelanggan, omnichannet yaitu bagaimana menghubungkan dunia offline ke online, big data dengan menggunakan SAP Business One untuk mendukung transaksi bisnis, cybersecurity untuk melindungi informasi bisnis perusahaan, dan kapabilitas digital yaitu mendukung perusahaan masuk ke dunia digital. Tanpa adanya system IT yang handal operasional seluruh Indonesia akan sulit di control.

            Menurut penelitian, untuk masuk ke dunia digital ada 4 hal yang harus diketahui yaitu, mobile internet, cloud teknologi, internet of thing, dan big data advanced analytics. Jika 4 hal ini sudah signifikan Revolusi Digital sudah sampai di Indonesia. Peluang bisnis digital ini juga terdapat dalam harga internet di Indonesia yang lebih murah dibandingkan negara lainnya. Tetapi, dalam kualitasnya Indonesia masih termasuk kategori terburuk. Namun, dari segi penggunanya Indonesia termasuk pengguna media social tertinggi di dunia dan jumlahnya selalu meningkat.

Photo by Roberto Nickson from Pexels

           Penting bagi Mahasiswa Indonesia untuk memulai berbisnis dalam era digital dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Selain itu mahasiswa harus bisa mulai memperkirakan masa depan akan seperti apa dan menginvestasikan waktunya untuk masa depan karena dengan banyaknya lulusan mahasiswa yang mulai berbisnis dapat mengurangi pengangguran yang ada. Banyak lulusan mahasiswa yang masih berlomba-lomba untuk mendapat pekerjaan. Jika tidak mendapatkannya mereka akhirnya harus menganggur.

           Jadi, dalam era ini mahasiswa sangatlah berperan aktif dalam bidang kewirausahaan digital. Mahasiswa Indonesia dapat mengembangkan ide-ide baru bahkan bisa membuat teknologi baru dalam berbisnis digital ini. Seperti dalam bidang pabrik bisa membuat pekerjaan berbahaya atau berat dilakukan secara otomatis atau dilengkapi sensor yang dipasang di lini produksi dan mengirim status operasi secara online. Dalam bidang pertanian diperkirakan dapat membuat tractor yang dikendali kan GPS, membuat system penyiraman dan pemupukan otomatis menggunakan sensor, ternak akan diberi georag dengan sensor lokasi.

           Oleh karena itu, diharapkan bagi Mahasiswa Indonesia dapat mempelajari dan mengimplementasikan dalam kehidupan agar berguna bagi masyarakat sekitar kita karena tidak hanya lulusan mahasiswa saja yang masih banyak pengangguran, tetapi masyarakat luar sana yang tidak memiliki pendidikan juga masih sangat banyak yang menganggur. Jika kita ingin unggul di masa depan maka kita harus bisa memperkirakan masa depan akan seperti apa.

            Dalam kewirausahaan tidak bisa dimungkiri bahwa seorang wirausaha wajib mempunyai skill ataupun kompetensi yang ada. Sebagai seorang wirausaha pun harus memiliki pengalaman yang banyak. Terlebih lagi harus mempersiapkan strategi yang harus dicapai. Dalam era ini teknologi sudah semakin canggih dan persaingan semakin ketat. Banyak wirausahawan yang berlomba-lomba untuk menarik perhatian pelanggan.

        Dalam pengukuran kinerja wirausaha hal yang pertama kali dilakukan dimulai dengan mempunyai target finansial. Target finansial ini dilakukan untuk mendapatkan pelanggan baru, mempertahankan pelanggan lama, menghemat biaya, dan mempertahankan aset produktif. Agar mendapatkan target finansial seorang wirausaha harus memiliki poin penting yaitu kepuasan pelanggan, proses internal, belajar dan berkembang.

       Kepuasaan pelanggan didapatkan melalui harga, kualitas, fungsi, tersedia pilihan, layanan, dan citra. Dengan begitu kepuasan pelanggan dapat terpenuhi. Setelah itu untuk mendapatkan kepuasaan pelanggan, perlu melakukan cara internal yaitu apa yang harus kita kerjakan supaya bisa mencapai target kepuasan pelanggan. Dimulai dengan system operasinya melalui pasokan bahan, memproduksi, mendistribusikannya, dan harus bisa mengambil resiko. Kemudian system pelanggannya berupa layanan. Lalu system inovasinya berupa IT dan rancangan, Dilanjutkan dengan system regulasi dan solusi beupa lingkungan, pekerja, komunitas.

        Untuk mencapai cara internal harus melakukan sesuatu berupa belajar dan berkembang. Belajar dan berkembang disini dimaksud untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Karena banyak yang ingin menjadi wirausaha saja tetapi tidak mengasah kemampuan atau komitmen. Hal ini merupakan bentuk dari pengukuran kinerja wirausaha.

            Selain itu terdapat 10 kompetensi yang harus dilakukan untuk menjadi wirausaha yaitu :

1.    Komunikasi.

Dalam kewirausahaan komunikasi sangatlah penting bagi wirausahawan karena seorang wirausahawan harus bisa menjelaskan ide dan promosi ke ivestor.

2.    Kecerdasan Finansial.

Memiliki kecerdasan finansial sangatlah penting dalam wirausaha karena untuk mengendalikan arus kas.

3.    Label name atau Merk.

Setiap wirausaha harus memiliki merk dan setiap wirausaha adalah merk.

4.    Marketing.

Marketing sangatlah penting bagi seorang wirausahawan karena dengan marketing ini produk yang dijual dapat diketahui orang-orang.

5.    Networking.

Networking disini dimaksud untuk mempererat silahturahmi, karena makin luas jaringan silahturahmi yang dibangun makin kuat pondasi bisnis seorang wirausaha.

6.   Automation,

Dengan adanya automation dapat mempercepat produksi maupun komunikasi bahkan kualitasnya lebih bagus dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja manusia.

7.    Design

Dengan design dapat membedakan sebuah produk bagus atau tidak. Design bukan hanya tampilan saja, tetapi juga fungsinya.

8.    Analytics

Belajar menganalisis menjadi hal yang sangat penting karena sehebat apapun firasat atau intuisi belajarlah membuat keputusan berdasarkan data.

9.    Technical

Pemrograman memang suatu keterampilan penting dalam dunia digital dan mahasiswa perlu mempelajari digital marketing.

10. Learning

Online learning salah satu keterampilan penting di era digital yang akan membantu untuk meningkatkan kinerja bersama.

*Mahasiswa Program Studi (D3) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta


Jumat, 12 Maret 2021

Peran Guru di Masa Pandemi Covid-19

 

Oleh : Hastari Rachmadani*

    Pandemi Covid-19 telah berlangsung sejak awal tahun 2020. Pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya dalam mencegah penyebaran virus ini. Beberapa upaya yang telah dilakukan seperti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kebijakan tersebut dilakukan untuk membuat masyarakat agar selalu taat pada protokol kesehatan. Selain itu, kebijakan tersebut memberikan dampak dalam berbagai macam aspek kehidupan, termasuk  aspek pendidikan. Pemberlakuan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini diterapkan agar pendidikan di Indonesia tetap berjalan meski di masa pandemi Covid-19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa peran guru semakin mulia di tengah masa pandemi Covid-19 ini, mengapa demikian? Tidak bisa dimungkiri bahwa peran guru memang sudah mulia, tetapi tidak diheran kan apabila pandemi ini membuat peran guru semakin mulia, karena masa pandemi ini menjadi tantangan bagi para guru maupun peserta didik dalam melakukan aktivitas pembelajaran. Pandemi Covid-19 telah memberikan gambaran atas kelangsungan dunia pendidikan di masa depan melalui bantuan teknologi. Guru dituntut untuk lebih berinovasi lagi terhadap kecanggihan teknologi di zaman sekarang. Situasi pandemi ini menjadi tantangan bagi kreativitas setiap individu dalam mengembangkan dunia pendidikan. Terlebih lagi guru harus memberikan pendidikan kepada peserta didiknya dan memastikan bahwa semua peserta didiknya tetap mendapatkan hak pendidikan walaupun hanya dilaksanakan melalui jarak jauh.

Photo by Julia M Cameron from Pexels


    Pembelajaran jarak jauh ini sangatlah tidak mudah, harus ada kerja sama yang baik dari berbagai subjek pendidikan, sehingga pembelajaran pun dapat berjalan dengan lancar dan sesuai. Di dalam pembelajaran ini yang terbaik ialah bukan hanya sebatas memberi dan menerima pembelajaran, tetapi karakter yang baik dan santunlah merupakan pembelajaran terbaik. Pembelajaran jarak jauh ini tidak akan menyulitkan apabila direspons dengan baik dan benar. Karena masih ada peserta didik yang terkadang tidak menghargai gurunya dan masih suka menyepelekan pembelajaran selama proses pembelajaran itu berlangsung.

    Dalam pembelajaran jarak jauh ini guru sangatlah berperan penting, guru harus menyiapkan rencana dalam pembelajaran jarak jauh dengan tetap memastikan kompetensi pembelajaran yang ingin dicapai dengan memilih materi yang mendasar dan fokus pada pendidikan serta proses pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Serta dapat menetukan metode yang cocok untuk aktivitas guru dan peserta didik. Disamping menyiapkan perencanaan dan menentukan metode guru juga harus menyiapkan media pembelajaran, dengan memprioritaskan fasilitas yang baik serta memberi dukungan emosional bagi peserta didik, orang tua serta keluarga. Disisi lain guru juga memiliki tanggung jawab dalam masalah psikis peserta didik, karena pandemi ini membuat para para peserta didik merasakan tekanan yang belum terbiasa dalam menjalankan pembelajaran jarak jauh ini. Guru juga harus dapat melakukan komunikasi dan mengembangkan kerja sama yang baik dengan orang tua atau keluarga peserta didik maupun kepala sekolah untuk mendapat dukungan proses pendidikan itu sendiri.

    Pengetahuan guru terhadap penggunaan teknologi menjadi hal utama yang harus dikuasai dalam pembelajaran ini seperti penggunaan terhadap pemakaian laptop, penggunaan aplikasi google classroom, google meet, maupun zoom untuk meningkatkan dan mempermudah dalam proses pembelajaran jarak jauh melalui media online. Untuk menyampaikan materi guru bisa menggunakan dalam bentuk video atau pun power point sehingga memudahkan para peserta didik untuk mempelajarinya. Hal tersebut memang belum terbiasa dilakukan oleh guru maupun peserta didik, oleh karena itu masih banyak kendala-kendala yang dialami selama pembelajaran jarak jauh ini berlangsung.

Beberapa kendala selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yaitu :

1.      Gawai yang kurang memadai

Salah satu permasalahan utama dari pembelajaran jarak jauh ini ialah masih kurangnya fasilitas untuk pembelajaran. Masih banyak peserta didik yang tidak memiliki alat media pembelajaran ini karena tidak semua perekonomian seseorang itu sama apalagi daerah-daerah yang jauh dari perkotaan. Oleh karena itu banyak peserta didik yang merasa takut apabila jika tidak memiliki gawai tidak bisa mengikuti pembelajaran.

2.      Kuota internet yang tidak memadai

Hal tersebut juga permasalahan yang sering dihadapi ketika pembelajaran jarak jauh dilakukan. Proses belajar mengajar yang dilakukan secara daring menuntut setiap pihak untuk menghabiskan kuota internet agar tetap bisa mengikuti proses pembelajaran sehingga mau tidak mau guru ataupun peserta didik harus menghabiskan puluhan gigabytes.

3.      Jaringan tidak stabil

Kondisi jaringan yang tidak stabil ini sangatlah menghambat proses pembelajaran, apalagi ketika guru sedang menjelaskan materi pelajaran. Belum lagi bagi peserta didik yang rumahnya di daerah pelosok, dimana jaringan sangat susah didapat, bahkan seringkali ada peserta didik yang harus keluar rumah untuk mencari jaringan.

4.      Banyaknya gangguan ekternal

Karena pembelajaran dilakukan secara online dan di rumah, tidak jarang peserta didik yang tidak disiplin saat belajar. Selain itu, tidak ada pengawasan dari guru untuk mengetahui apakah para peserta didik mempelajari atau tidak materi tersebut. Bahkan terkadang ada peserta didik yang bosan saat proses pembelajaran itu berlangsung sehingga peran orang tua di sini sangatlah diperlukan untuk mengawasi hal tersebut. 

Di samping permasalahan itu Pemerintah telah memberikan berbagai solusi agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan lancar sehingga para peserta didik dapat mengikutinya dengan baik. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu :

·         Sekolah gunakan dana BOS

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa dana Bos bisa digunakan oleh sekolah untuk membeli smartphone, tablet maupun laptop sehingga bisa dipinjamkan ke peserta didik.

·         Subsidi kuota

Pemerintah memberikan bantuan kuota internet kepada para guru, murid, dosen, dan mahasiswa secara gratis. Setiap siswa mendapatkan 35GB per bulan, dan untuk guru mendapatkan 45GB per bulan. Khusus dosen dan mahasiswa mendapatkan 50GB setiap bulannya. Untuk mendapatkan kuota secara gratis tersebut ada beberapa syarat yang harus diikuti, seperti melakukan proses data kontak mahasiswa atau dosen dan melengkapi dan memvalidasi data.

*Mahasiswa Program Studi Akuntansi (D3) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Artikel telah diposting di dunia kampus 4.0 -  https://www.duniakampus40.net

Menghadapi Quater Life Crisis

            Tak sedikit kalangan milenial mengaku bahwa ia mengalami quarter life crisis. Sebenarnya quarter life crisis adalah suatu fase d...