Selasa, 20 April 2021

Menghadapi Quater Life Crisis

 

        Tak sedikit kalangan milenial mengaku bahwa ia mengalami quarter life crisis. Sebenarnya quarter life crisis adalah suatu fase di mana seseorang memiliki kecemasan terhadap masa depannya. Kebanyakan takut jika tahun-tahun berikutnya berjalan tidak sesuai dengan harapan. Nah, fenomena ini sangat sering terjadi di kalangan milenial, yaitu kisaran umur 20-30 tahun.

            Quarter life crisis adalah sebuah periode ketika seseorang cemas, ragu, gelisah, dan bingung terhadap tujuan hidupnya. Tidak hanya tujuan, kondisi ini terjadi pula pada orang yang ragu pada masa depan dan kualitas hidup. Tidak hanya itu, orang yang mengalami quarter life crisis bahkan kerap mempertanyakan eksistensinya sebagai seorang manusia. Ada juga orang yang sampai merasa bahwa dirinya tidak memiliki tujuan hidup.

Penyebab Quarter Life Crisis

Quarter life crisis biasanya dimulai bila ada masalah “orang dewasa” yang muncul pertama kalinya pada hidup seorang dewasa muda. Ada beberapa kondisi yang sering memicu terjadinya quarter life crisis, di antaranya:

  • Mengalami masalah pekerjaan atau finansial
  • Merencanakan karier dan masa depan
  • Menjalani hidup mandiri untuk pertama kalinya
  • Menjalani hubungan romantis yang serius untuk pertama kalinya
  • Mengalami putus cinta setelah menjalani hubungan yang serius sekian lama
  • Melihat teman sebaya sudah mencapai impiannya lebih dulu
  • Membuat keputusan pribadi atau profesional yang akan bertahan dalam jangka waktu yang lama

Tanda-Tanda Quarter Life Crisis

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi tanda seseorang sedang mengalami quarter life crisis:

  • Sering merasa bingung mengenai masa depannya
  • Merasa terjebak dalam situasi yang tidak disukai
  • Sulit membuat keputusan ketika dihadapkan dengan beberapa pilihan
  • Kurang motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari
  • Sulit menentukan apakah harus menjalani hidup sesuai dengan keinginan diri sendiri atau sesuai dengan tuntutan keluarga dan masyarakat
  • Khawatir akan tertinggal dalam ketidakpastian hidup seorang diri
  • Merasa iri dengan teman sebaya yang sudah lebih dulu mencapai impiannya

 

Photo by energepic.com from Pexels

Cara Menghadapi Quarter Life Crisis

Sebenarnya wajar jika mengalami quarter life crisis. Namun, ini tidak boleh dianggap remeh, karena bila tidak dihadapi dengan bijak, quarter life crisis bisa berubah menjadi depresi. Untuk menghadapi quarter life crisis, ada beberapa hal yang  dilakukan, antara lain:

1. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain dan mulai bersyukur

Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuang-buang waktu dan membuat kalian semakin khawatir. Alih-alih memikirkan kehidupan orang lain, mulailah cari tahu apa yang sebenarnya kalian inginkan dalam hidup.

2. Ubah keraguan menjadi tindakan

Ketika Anda bingung akan suatu hal dalam hidup, jadikan itu kesempatan untuk menemukan tujuan baru. Isi hari-hari dengan hal-hal positif untuk menemukan jawaban atas keraguan kalian, hingga akhirnya jawaban tersebut datang dengan sendirinya.

Misalnya, kalian bingung karena merasa tidak cocok dengan pekerjaan. Di samping tetap menjalankan tanggung jawab dalam bekerja, kalian bisa mulai mengisi waktu luang dengan relaksasi, menambah wawasan, mencari kelas online untuk menambah keterampilan, atau mengobrol dengan teman untuk mendapatkan solusi.

3. Temukan orang-orang yang bisa mendukung Anda

Berada di sekeliling orang-orang yang bisa mendukung impian dan cita-cita kalian juga bisa menjadi cara untuk menghadapi quarter life crisis.

Carilah orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan kalian, atau orang-orang yang bisa menginspirasi dan membuat kalian menjadi orang yang lebih baik. Dengan begitu, tidak akan merasa sendiri dalam menjalani hidup.

4. Belajar mencintai diri sendiri

Ketika sedang terjebak dalam quarter life crisis, kalian mungkin akan cenderung mengabaikan berbagai kenikmatan yang sebenarnya kalian miliki. Padahal, untuk mencapai tujuan dalam hidup, kalian perlu menghargai dan mencintai diri kalian terlebih dahulu.

Jadi, mulailah perhatikan kebutuhan kalian, apa yang kalian suka, apa yang membuat kalian nyaman, dan apa yang ingin kalian coba lakukan. Kemudian, wujudkan mereka satu per satu passion kalian dimulai dari yang kecil terlebih dahulu.

Quarter life crisis bisa menyerang siapa saja, karena sesungguhnya masalah dalam hidup adalah sesuatu yang sangat wajar. Dalam menghadapi fase ini, kalian membutuhkan fisik dan mental yang kuat supaya krisis ini tidak berlanjut lebih jauh.

Oleh karena itu, selain memperhatikan kebutuhan jiwa kalian, jangan lupa juga untuk merawat diri, berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang bergizi untuk kesehatan tubuh.

sumber : https://www.alodokter.com

11 komentar:

  1. Sangat menarik, artikel yang bermanfaat, terima kasih!!

    BalasHapus
  2. Artikel yang sangat bermanfaat!!

    BalasHapus
  3. aku belum 20an tapi udah ngerasa kaya gini :( anyway makasih ya! topik yang dibahas menarik bgt jadi bisa dibaca pas waktu senggang.

    BalasHapus
  4. Artikelnya bagus bangett dan bermanfaat

    BalasHapus
  5. Wididih jadi banyak belajar dari artikel ini

    BalasHapus
  6. Wididih jadi banyak belajar, maksihh

    BalasHapus

Menghadapi Quater Life Crisis

            Tak sedikit kalangan milenial mengaku bahwa ia mengalami quarter life crisis. Sebenarnya quarter life crisis adalah suatu fase d...